Perlukah Memasukkan Topik Judi Online Dalam Kurikulum Pendidikan

Perlukah Memasukkan Topik Judi Online Dalam Kurikulum Pendidikan

Perlukah Memasukkan Topik Judi Online Dalam Kurikulum Pendidikan – Tidak dapat dipungkiri, kemudahan akses internet memang bisa memberikan manfaat bagi siswa sekaligus juga bisa menghambat prestasi siswa jika pemanfaatannya digunakan untuk sesuatu yang salah seperti akses perjudian online. Itulah alasannya mengapa topik perjudian online perlu dibahas dalam kurikulum pendidikan, untuk memberikan pengertian dampak dari permainan tersebut.

Topik Judi Online Penting Untuk Pengembangan Budaya Dan Karakter Bangsa

Perjudian online kini menjadi tren seperti E-Sports. Permainan judi online memang menyajikan beragam permainan kartu menarik dengan banyak bonus dan hadiah menarik. Meski demikian permainan judi online tetap dianggap illegal karena menerapkan taruhan.

Kasus kecanduan perjudian online yang marak di berbagai sumber berita, menyatakan jika permainan ini bisa berdampak buruk bagi pribadi maupun prestasi siswa. Untuk itu, topik mengenai judi online perlu dimasukkan dalam kurikulum pendidikan.

Melalui sistem pengajaran siswa akan menjadi semakin paham mengenai perjudian online sebagai penyakit sosial yang seharusnya dihindari, sehingga mereka bisa melatih kedispilinan untuk meningkatkan kewaspadaan diri.

Dampak Perjudian Online Terhadap Nilai – Nilai Sosial

Perjudian online dianggap sebagai sesuatu yang illegal, karena berpotensi merusak moral dan menurunkan nilai-nilai sosial. Untuk itu topik perjudian online perlu diberikan sedini mungkin di bangku sekolah, dengan memasukannya pada kurikulum pendidikan.

Ada beberapa nilai sosial yang bisa terpengaruh karena perjudian online, seperti berikut ini :

  1. Nilai Kerohanian

Siswa akan cenderung meninggalkan waktu sembahyangnya dan akan semakin jauh dengan Tuhan, hanya karena ingin terus melanjutkan perjudian online.

  1. Nilai Material

Siswa akan mudah kehabisan uang, sehingga bisa melakukan hal nekat untuk mendapat uang agar dirinya bisa tetap ikut berjudi.

Potensi pelanggaran norma yang bisa terjadi akibat kekurangan uang adalah, terjadinya pemerasan atau pemalakan hingga pencurian.

Topik Perjudian Online Sangat Perlu Masuk Ke Kurikulum Pendidikan

Perjudian online memang perlu mauku ke kurikulum pendidikan, untuk menyelamatkan generasi saat ini. Perjudian online akan berdampak buruk bagi prestasi dan kesehatan siswa.

Keseruan yang didapat dari judi online, akan membuat siswa menyia-nyiakan waktu dengan percuma, bahkan hingga rela begadang. Hal tersebut tentu akan berdampak pada kesehatan sekaligus prestasi siswa.

Judi online juga berpotensi menjerumuskan siswa untuk bertindak kriminal. Hal ini sudah terbukti dengan munculnya berbagai berita yang menyebutkan, bahwa akibat ketagihan judi online banyak remaja yang berakhir dengan hukum pidana.

Mudahnya akses perjudian online di jaman sekarang , memang harus diwasapadai karena bisa merusak nilai-nilai sosial. Sebagai pencegahannya, pemerintah perlu membantu dengan mulai memasukkan topik perjudian online ke dalam kurikulum pendidikan.

Pembinaan tentang perjudian online sejak bangku sekolah, bisa membantu pengembangan budaya dan karakter siswa sebagai anak bangsa agar menjadi generasi lebih baik kedepannya.